Posts

Review Bakso Istighfar Mang Dadang di Bandung

Image
                 Tiba-tiba ngiler ketika lihat foto zaman kapan punya kakak lagi makan bakso segede kepala. Namanya Bakso Istigfar. Saya lupa itu beli dimana, tapi saya sempat cari, lokasi terdekat dengan kampus ada di Cileunyi. Agak jauh dari jalan raya, tapi bisa didatangi sih. Dan, entah kenapa baru kesampaian sekarang, padahal udah lama pengen coba Bakso Istigfar yang ada di Cileunyi ini.                Awalnya pengen banget berkunjung ke warung bakso ini, tapi gak ada temen yang mau, hingga akhirnya dua tahun berlalu, aku langsung ajak temen-temen aku yang sekarang lagi mau makan bakso. Pilihan tetapnya hanya bakso Istighfar Mang Dadang. Kita pergi ke Cileunyi dan sampailah di tempat tujuan. Ternyata, warungnya memang sederhana. Tapi, viewnya bagus banget. Apalagi mejanya menghadap ke pemandangan sawah-sawah, kala itu memang belum cukup tumbuh. Tapi, dengan pemandangan kaya gini, bikin nyaman ketika makan dan ngobrol-ngobrol.                Di menu, harga Bakso Jumbonya itu se

Mencoba Nasi Kebuli Yaman

Image
  Halo, Lur! Kapan terakhir makan nasi kebuli? Kalo saya pas abis bukber virtual waktu lalu di Pasir Kunci, ingat gak? Kali ini ada teman yang ajak makan, tapi bingung pada kemana. Kita yang lidah sunda pasti ajak ke tempat-tempat mainstream tentunya. Tapi, tiba-tiba ada celetuk untuk pergi ke warung nasi kebuli. Boleh juga, nih. Jarang-jarang makan nasi kebuli, kayaknya harus ada momen-momen tertentu, baru bisa makan nasi khas timur Tengah ini.                Pilihan terdekat jatuh ke Nasi Kebuli Yaman di Cileunyi, wilayahnya paling deket soalnya. Akhirnya kami berempat pergi ke lokasi. Setibanya, memang agak sepi, tapi tempatnya nyaman dan wangi rempah khas tentunya. Kami pilih paket nasi kebuli dengan ayam, lalu memilih tempat duduk di bagian atas, biar bisa sambil duduk nyaman dan ngobrol puas. Sembari menunggu, kami mengobrol hal-hal random seperti biasa.                Akhirnya, nasi kebuli yang telah dipesan tiba. Wangi dengan porsi yang cukup dan sambal yang menggugah seler

Pengalaman Belajar jadi Chef di Hajatan

Image
Halo, Paradulur sekalian! Kali ini saya berkesempatan untuk pulang, memang tanpa sebab hanya ingin pulang ke rumah saja. Akhirnya pulang dan sampai, singkat cerita seperti itu. Syukurnya, keluarga di rumah dalam keadaan sehat bahkan tiba-tiba kerabat meminta si Mamah buat masak lagi. Masak untuk acara syukuran keberangkatan haji tahun ini. Alhamdulillah, semoga saya pun dapat kesempatan yang sama suatu saat nanti. Memang tidak disangka agenda masak ini. Namun, jika ada pekerjaan yang bisa dilakukan ketika pulang akan sangat menyenangkan. Hidup jauh dari orangtua, jauh dari kesempatan membantu mereka suka bikin gak enak dan gak nyaman di hati. Meski pulang tanpa Alasan, mungkin ini cara Allah menggerakkan saya agar pulang minggu ini, karena harus bantu-bantu masak. Meski bukan hajatan gede, tapi kalo gak dibantu kan kasihan juga si Mamah sendirian. Akhirnya, setelah sepakat menu apa yang dipilih, besoknya semua bahan sudah siap diantar ke rumah. Mulai dari sayur sampai daging-dagi

Bandung: Silaturahmi sambil Foto Bersama di Jonas Banda

Image
Hello, May! Setelah libur Lebaran saatnya balik lagi ke Bandung. Liburnya sedikit aja karena memang libur bersama di saat hari Raya. Tak apa, toh kita masih punya kewajiban lain juga yang harus tetap dilanjutkan. Awal Mei ini, sesuai agenda yang dibahas sehabis lebaran. Nanti kalo pulang lagi ke Bandung, anak asrama harus pada foto bersama.  Iyain aja dulu, ya. Tepat setelah semua penghuni asrama ada di tempat, agenda Foto bersama ini direalisasikan. Kita pilih Jonas Banda sebagai pilihan terakhir dari berbagai macam rekomendasi yang ada. Sebenarnya pernah sekali ke sana, waktu foto bareng sekelas juga. Jadi, udah tahu caranya kaya gimana. Namun, sebenarnya ada tempat yang jauh lebih dekat dari pada Jonas Photo yang harus ke daerah Gedung Sate dulu. Tapi, ya sudahlah gak jadi masalah pun. Akhirnya semua sepakat dan berangkat. Sesampainya, salah satu teman sudah pesankan nomor urutnya, jadi tinggal nunggu giliran. Karena ramean juga, harga per orang terhitung 20 ribu saja. Harga yan

RUBIN : Bukber Virtual Biar Agenda Bukber Gak Terus Jadi Wacana

Image
               Ramadhan sudah berjalan beberapa waktu, gimana nih puasa kalian? Bedanya dengan tahun kemarin yang masih kuliah online, sekarang kuliah offline, tapi banyak juga dosen yang minta class from home lagi. Wajar juga sih, kelas saya ada di jadwal siang sampe maghrib, bakal males banget kan jam-jam segitu dating ke kampus sambil puasa.                Rubin Inspiring Ramadhan kali ini ada yang berbeda, karena kendala beberapa kegiatan, sehingga acara besarnya belum bisa dilaksanakan seperti biasanya, makanya Rubin ngajak kita buat bukber. Hal uniknya, bukber kali ini malah virtual. Hah? Emang kaya gimana?                Bukber virtual ini adalah agenda baru dari rubin yang lihat kondisi peserta belum bisa dikumpulkan dalam satu acara secara bersama-sama. Sebagai tim acara, saya dituntut untuk buat acara yang fit sama bukber virtual ini. Akhirnya saya siapkan seminggu menuju harinya. Karena virtual, kita gak perlu mendatangkan banyak orang, juga. Tim yang dibentuk pun hanya

RUBIN: Event Publikasi Senang Bantu sebagai Platform Berbagi Kebaikan

Image
                 Maret ini masih berjuang dengan agenda besar yang harus terlaksana. Ya, kami di Rubin punya satu wadah kebaikan lagi yang akan dirilis. Setelah persiapan sekitar 2 minggu, waktu yang sangat sempit untuk seorang mahasiswa menyiapkan sebuah acara, tapi disana kita jadi dituntut untuk gerak lebih cepat dan waktu itu bukan sebuah masalah yang perlu ditakutkan.                Senang Bantu, flatform baru dimana menjadi wadah kebaikan untuk setiap orang saling membantu dengan cara apapun. Flatform ini akan dikenalkan ke publik, sehingga perlu sebuah acara untuk menghadirkannya. Persiapan 2 minggu itu akhirnya usai, di tanggal 12 Maret, kami pergi ke Biofarma Bandung untuk melaksanakan acaranya. Kali pertama menginjakkan kaki di sana. Acara pun dilaksanakan di masjid perusahaan, sebab kami ada Kerjasama juga, sehingga ini bentuk aksi kalau kami adalah Lembaga pembinaan yang benar-benar berjalan.                    karena ini kali pertamanya kami berkunjung ke pusat Biofarma,

Pengalaman Berbagi Cerita Dengan Mahasiswa Malaysia dari University of Malaya

Image
                  Halo Paradulur! Tak kerasa sudah bertemu lagi dengan bulan Maret. Dua bulan terakhir dapat jadwal magang di Bekasi, sudah puas keliling Jabodetabek. Hari ini balik lagi dan buka lembaran baru di semester baru. Udah deket aja sama semester akhir.                Pulang dari Bekasi dijemput keluarga yang juga sekalian bersilaturahmi ke rumah kakak yang di Bekasi, diakhir Februari setelah penutupan di Pengadilan, langsung pulang ke Bandung karena hari seninnya sudah masuk kelas. Tapi, ada yang aneh, tapi nyata. Saya dipilih sebagai delegasi untuk pertemuan Bersama mahasiswa dari Malaysia, ada acara seminar tentang salah satu mata kuliah yang digunakan sebagai materi utama di dua kampus ini. Secara gak langsung, kita bakal ketemu mahasiswa Malaysia dari University of Malaya di kampus. Dan, jadwalnya di hari pertama masuk kampus. Duh! Paling aneh lebih kea rah, kenapa pilih saya? Apa dari ratusan mahasiswa, tidak ada pilihan yang lebih oke, saya mulai bimbang dan panik. S

Bogor: Keliling Kota Hujan Demi Mencari Soto Mie Bogor

Image
                    Minggu ketiga di Bekasi. Agenda harian hanya ikut praktikum ke Pengadilan dan keliling kota Bekasi sedikit-sedikit. Mencari tempat atau jajan baru yang belum pernah dicoba sebelumnya. Karena weekend, waktu sedekit lebih luang, sayang banget kalo gak kemana-mana dulu sebelum minggu depan pulang. Akhirnya, destinasi perjalanan berikutnya adalah berkunjung ke kota Bogor. Rindu juga makan soto mie Bogor di kotanya langsung.                 Minggu itu agak gerimis, tapi tetap memaksakan pergi. Kesekiannya lagi, akhirnya pilih KRL untuk pergi ke Bogor. Alun-alun Bogor dan Kebun Raya Bogor gak jaug dari stasiun, setelah siap untuk pergi, akhirnya berakangkat ke stasiun Kranji menuju stasiun Bogor. Tiketnya hanya Rp. 7.000. murah banget untuk perjalanan yang terhitung jauh. Sepanjang perjalanan hanya diisi dengan suguhan pemandangan, enaknya hari itu gak begitu padat di KRL. Hujan masih turun, bahkan sampai kota Bogor yang dijuluki Kota Hujan. Meneduh di Stasiun sampai hu

Banten: Berkunjung ke Pulau Merak, Ujung Barat Pulau Jawa

Image
Sudah berlalu satu minggu semenjak balik lagi ke Bekasi. Karena ini weekend dan ada tambahan waktu libur dari praktikum, saya mau exlpore lagi. Kali ini memenuhi janji saya untuk berkunjung ke Banten satu tahun lalu, ditambah masih ingat gak sama gagal ke Pantai Cipatujah? Kali ini mau ke pantai lagi, tepatnya ke Merak. Tapi, transit dulu ke rumah teman di Cilegon.                 Sabtu pagi saya langsung ke stasiun terdekat. Lagi-lagi berkat video trip murah di TikTok. Tujuan pertama, ke Tanah Abang buat transit. Tapi, sesampainya di Tanah Abang, aku keliling dulu dikit, pengen tahu pasarnya kaya gimana. Beneran gede dong, pusat pakaian ini mah. Ga ada jajanan apa gitu. Setelah keliling, saya pilih buat makan ketoprak dulu. Ketprak Betawi yang bumbunya legit banget.                 Setelah dekat waktu keberangkatan, saya balik ke stasiun dan ambil keberangkatan ke Rangkas Bitung. Anyways, ini masih KRL ya, berakhir di Rangkas Bitung. Dua kali naik, saya Cuma habis 11 ribu. Dilan

Ciamis: Wisata Ziarah di Makam Ziarah Situ Panjalu

Image
                    Halo Paradulur! Masih dengan kisah perjalanan lagi. Kali ini pulang dulu ke Garut. Habis cerita Al Jabbar, saya pulang ke Garut sebab ada agenda lagi. Yup, perjalanan lagi tentunya.  Kali ini untuk wisata ziarah ke Ciamis dan Tasikmalaya lagi. Terlebih sudah lama gak ke Pantai, salah satu tujuan wisatanya ke Pantai Cipatujah. Pada tahu belum?                 Setelah di Garut, tentu saya bersiap untuk keberangkatan wisata ziarah ini. Bersama satu majlis ta’lim di desa saya dan satu pesantren di kampung saya. saya juga ikut bukan karena apa, hasil gratisan saja dari kakak saya yang gak jadi ikut. Sayang ‘kan udah bayar, mending saya yang manfaatkan. Lumayan, toh ngampus masih lama, masih ada waktu juga sebelum balik lagi ke Bekasi. Kalau dipikir-pikir, saya bolak balik lho. Pulang Bandung ke Rumah di Garut, terus ke Tasik, terus ke Bekasi, balik Bandung, Garut dan sekarang Tasik lagi. Besok abis ini harus ke Bekasi lagi buat praktikum dong. Alhamdulillah, Allah pe